Sudut Kreatif

Tuesday, February 3, 2009

Hepi Bezday Musa Bin Ja'far

Nilai-nilai akhlak dan kemanusiaan yang tertanam pada pribadi Rasulullah Saww dan keluarga sucinya mencerminkan kepribadian agung manusia-manusia suci tersebut. Tak diragukan lagi, Rasulullah Saww dan Ahlul Baitnya adalah penunjuk manusia yang mencari kebahagiaan sejati dan jati diri sebenarnya. Pada hari ini, tepatnya tahun 127 hijriah, salah satu cucu Rasulullah Saww , Imam Musa Al-Kadzim, lahir ke dunia. Kami segenap kru Radio mengucapkan selamat atas hari kelahiran Imam Musa Al-Kadzim as.
Pada masa Imam Musa Al-Kadzim as dipenuhi dengan berbagai peristiwa besar dan kecil. Sikap-sikap Imam Musa as dalam mereaksi berbagai peristiwa tersebut merupakan pelajaran yang berharga bagi ummat Islam. Imam Musa as saat itu hidup ditengah masyarakat yang jauh dari ajaran-ajaran murni Islam. Bahkan para pemimpin saat itu bersikap lalim dan rakus harta. Imam Musa Kadzim as semasa dengan sejumlah para pemimpin Bani Abbas, termasuk Harun. Harun menunjukkan dirinya sebagai orang yang beragama, namun perilakunya sama sekali tidak mencerminkan perilaku seorang yang beragama. Di masa keimamahan atau kepemimpinan Imam Musa Kadzim as selama 35 tahun, beliau menjelaskan sistem politik dan sosial Islam dengan berbagai cara, kepada masyarakat saat itu. Melalui penjelasan tersebut, masyarakat menyadari bahwa perilaku Bani Abbas bertentangan dengan prinsip dan ajaran Islam.
Karena komitmen dan kegigihan dalam menegakkan kebenaran dan melawan kezaliman, Imam Musa Al-Kadzim as bersedia menjalani kepahitan hidup di penjara Dinasti Abbasiah selama bertahun-tahun. Dalam sejarah disebutkan Imam Musa Kadzim as mendekam di penjara selama 14 tahun. Para penguasa saat itu menghendaki Imam Musa supaya menghentikan perlawanan atas kezaliman. Bahkan Dinasti Abbasiah menjanjikan akan memberikan harta yang melimpah setiap bulannya kepada Imam Musa. Namun beliau menolak usulan tersebut dengan menyebutkan ayat 33 surat Yusuf; "Penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku."
Menurut Imam Musa Al-Kadzim as, kebatilan tidak akan menghantarkan seseorang ke tujuannnya. Pemerintah-pemerintah lalim tidak dapat menerapkan keadilan. Imam Musa Al-Kadzim as menekankan pentingnya kebenaran, kepada para sahabatnya yang setia, dan berkata," Jagalah dirimu dari kemarahan Allah Swt dan bertakwalah. Sampaikanlah kebenaran tanpa rasa takut, meski kebenaran itu akan melenyapkanmu secara lahiriah. Ketahuilah bahwa kebenaran itu tidak akan menghancurkanmu, tapi malah menyelamatkanmu. Namun lepaskanlah kebatilan, meski hal itu secara lahiriah menyelamatkanmu. Sebab, kebatilan tidak akan menyelamatkanmu, bahkan pada akhirnya akan membinasakanmu."
Dr Muhsen Al-Wairi, seorang dosen, menjelaskan sejarah Imam Musa Kazim as, dan mengatakan, salah satu karakter mulia Imam Musa Al-Kadzim as adalah bersikap kasih sayang dan lembut kepada masyarakat. Imam Musa berkata, "Berkasih sayang dan lembut kepada masyarakat adalah separuh akal." Beliau as juga menekankan, "Akal yang paling tepat adalah akal yang membahagiakan manusia." Dengan demikian, jika landasan perilaku kita kepada masyarakat bertumpu pada kasih sayang, maka kita telah menerapkan akhlak yang juga logis. Sebab, hal itu dapat membahagiakan kita sendiri.
Imam Musa Kadzim as memperlakukan sejumlah masyarakat, khususnya orang-orang yang tertindas dan miskin, dengan rasa kasih sayang dan perhatian yang luar biasa kepada mereka. Siapapun yang datang ke rumah Imam Musa as akan kembali dengan tangan yang tidak kosong dan hati yang berbahagia, baik secara spiritual maupun material. Perilaku Imam yang suka memaaafkan kesalahan-kesalahan seseorang membuat beliau dikenal sebagai peredam kemarahan. Imam Musa Kadzim as berkata, "Kasih sayang membahagiakan kehidupan, memperkokoh hubungan, menumbuhkan harapan dan menghangatkan lingkungan masyarakat."
Imam Musa Kadzim as dalam perlawanan politiknya terhadap para penguasa lalim, mengetahui situasi dan menggunakan kesempatan dengan baik. Sejumlah sahabatnya yang setia mempunyai jabatan di pemerintah dinasti Abbasiah. Mereka membela Imam Musa as dengan berbagai cara. Karena pengaruhnya di tengah pasukan dinasti Abbasiah, Imam Musa as dapat melanjutkan aktivitas politik dan sosialnya. Salah satu sahabat setia beliau as yang mempunyai jabatan penting di pemerintah dinasti Abbasiah adalah Ali bin Yaqtin. Pada suatu hari, Ali bin Yaqthin meminta izin kepada Imam Musa untuk melepas jabatannya di pemerintah. Akan tetapi Imam tidak mengizinkannya. Beliau berkata, "Allah Swt mempunyai wali-wali di tengah penguasa yang lalim. Melalui mereka, Allah Swt melindungi hamba-hambanya yang baik. Sangatlah mungkin bahwa Allah Swt telah menjadikan kamu sebagai perantaranya untuk meredam api fitnah yang dikobarkan para penentang."
Dalam sejarah disebutkan, Ali bin Yaqthin mempunyai hubungan yang terkoordinasi dengan Imam Musa Kadzim as. Ali bin Yaqthin juga melakukan berbagai tindakan untuk membela para pecinta Ahlul Bait as. Di antara langkah-langkah yang dilakukan Ali bin Yaqthin adalah mengirim sekelompok orang yang tertindas untuk melakukan ibadah haji. Dengan cara itu, ia dapat membantu ekonomi kalangan masyarakat yang tertindas. Selain itu, dia juga secara terselubung mengembalikan pajak pemerintah yang diambil dari orang-orang yang lemah.
Agenda yang disusun rapi untuk menghadapi pemikiran yang menyimpang adalah di antara program-program penting Imam Musa Kadzim as. Pada zaman itu, pemikiran anti-ketuhanan dan ideologi yang menyimpang menjamur di berbagai tempat. Dengan berbagai argumentasi logis, Imam Musa Kadzim as menghadapi pemikiran-pemikiran yang menyimpang dan menjelaskan ajaran yang benar, kepada masyarakat. Aktivitas intelektual dan ilmiah Imam Musa as dilakukan di tengah tekanan kondisi politik saat itu. Dengan penuh kesabaran, Imam Musa as berhasil mempertahankan ajaran-ajaran Islam yang sebenarnya. Dalam sejarah disebutkan, lebih dari 200 perawi hadis dan pemikir saat itu berguru kepada Imam Musa Kadzim as. Imam Musa benar-benar berupaya meningkatkan intelektualitas masyarakat saat itu. Beliau juga menganjurkan masyarakat supaya menimba ilmu dari sumber yang terpercaya dan meningkatkan keilmuan mereka sehingga tidak terjebak dalam makar orang-orang yang berpikiran batil.
Dinasti Abbasiah juga menyadari bahwa keberadaan Imam Musa as di tengah masyarakat akan melemahkan tonggak-tonggak pemerintah yang lalim. Untuk Itu, Harun Al-Rasyid, penguasa lalim saat itu memenjarakan Imam Musa as dalam kurun waktu yang cukup lama. Namun ketabahan Imam Musa as yang dipenjara selama bertahun-tahun tak membuat pengaruhnya di tengah masyarakat berkurang.
Sebelum kami mengakhiri acara khusus ini, kami akan mengutip perkataan mutiara dari Imam Musa Kazhim as. Beliau berkata, "Selama mempunyai rasa takut atas dosa, menjalankan amanat dan menerapkan kebenaran, penghuni bumi akan mendapat rahmat Allah Swt." Imam Musa juga berkata, "Amanat dan kejujuran mendatangkan rejeki, sedangkan pengkhianatan dan kebohongan menyebabkan kemiskinan." Dalam perkataan mutiara lainnya, Imam Musa as berkata, "Barangsiapa yang menahan marah kepada masyarakat akan dilindungi Allah Swt dari siksaan di hari kiyamat."

Mikhail yang melibaskan hujan


dulu pernah terlintas dalam kotak fikirku kalau bulan november ini memang harus kuberi penghormatan. ini kali fikiran itu melintas lagi kerna di luar kesadaranku, tatkala aku menuliskan ini, aku telah berada di pertengahan november.

di waktu kecilku di perdesaan pantai timur, yang bisa kuingat bulan november (termasuk bulan-bulan penghujung tahun) adalah waktunya tuhan melangsungkan 'ritual penyucian bumi'. bulan keriangan di mana kami anak-anak kecil setiap petang menanti turunnya 'sesuatu' dari langit. hujan. air. sememangnya adalah lambang penyucian.ibu bilang padaku waktu itu, kalau yang menurunkan hujan itu adalah malaikat rahmat bernama Mikhail.

dan aku mula memikirkan bagaimana Mikhail menebarkan hujan ke serata pelusuk bumi. apa mungkin dia punya sebuah bejana seluas langit yang di lubangkan dan air di alirkan melaluinya menjadi titis-titis hujan. dan ibu juga bilang malaikat-malaikat Tuhan itu bersayap. mungkin Mikhail hanya mengibas air dengan sayapnya ke mana arah hujan ingin dia turunkan. dan kemudian aku bermenung memikirkan akan Mikhail itu sendiri.

Seberapa besarkah sayapnya buat menebarkan renjisan hujan. makanya pernah juga aku terfikir untuk menjadi malaikat itu sendiri.tetapi momen-momen tentang hujan telah lama tersimpan untuk sekali sekala melintasi kotak fikir sebagai ingatan masa lalu yang tidak tergantikan. terkadang di bulan-bulan begini, satu-persatu momen-momen ini bermunculan memberi salam ingatan di fikiran.

namun, aku berani bertaruh sebagai hampas neraka sekalipun, hujan yang turun hari ini bukanlah hujan seperti yang menimpa kepalaku saat berkejaran di padang bersama teman-teman lebih dua puluh tahun lalu.kalau dulu aku mungkin bilang kalau hujan sebagai ritual penyucian bumi itu bagai memberi kekuatan. atau penyembuhan. atau setidaknya, menyegarkan.

kini, dalam kehidupanku di antara himpitan hutan batu yang jarang ketemu pohonan dan tanah, terdesak antara asap dan aspal (dan terkadang merasakan diri tak lebih dari sekadar asbak), tubuhku hanya tersedia untuk diluluhlantakkan asid dan toksik dan hujan bisa jadi agen pelumat yang bakal membuatku separuh sekarat yang tidak lagi turun dengan label 'rahmat'. dasarnya, kerakusan manusia dalam menjadi arsitektur perosak muka bumi memang tidak tertanding.


hujan tidak lagi sebagai air yang diwakili rumus H2O di dalam sains tetapi turut diinstalasi bermacam bahan sampingan yang tak bisa disebutkan identiti saintifiknya.ya, kelmarin aku ditimpa hujan saat pulang kerja. hari ini aku ditimpa hujan lagi di jalanan kota.sialnya, tiada segar, tiada nyaman. tambah celaka, udara berkabut kotoran, hawa udara berbaur tar aspal menusuk hidung. sebagai penambah perisa, kegagalan sistem saliran menambah aroma menyucuk dan menyesakkan dada.

aku hanya tahu aku tidak ingin ketemu ini dalam hari-hariku tapi aku akur di kaki november. aku hanya mahu cepat pulang ke perlindunganku atau esok bakal menyaksikan aku di kamar doktor memohon sekeping kertas pengesahan cuti sakit.................

tenang-tenang, aku duduk di balkoni rumah. gerimis masih menitis. gerimis dalam bentuk yang sama sewaktu aku masih anak-anak di perdesaan. mirip pada zahirnya, tapi isi dan tawarannya beda. kalau hujan di waktu kecilku adalah penyembuhan, kini hujan memaksaku menelan aspirin atau paracetamol untuk mengelakkan kepalaku terasa bagai dihentak-hentak dari setiap penjuru.

ku kembali menghirup kopi panas perlahan-lahan. melihat gerimis turun biarpun tidak seperti waktu-waktu dahulu, terkadang membuatku hanyut kembali meniti momen-momen yang masih terakam di ingatan. momen-momen yang tidak bakal ku ulang lagi, tapi aku fikirkan kalau suatu waktu kehadapan yang entah bila, apa mungkin titis-titis hujan yang menimpa tubuh bakal mereput dan meluluh atau mencairkan daging dan kulit serta merta.

kalau saja kemungkinan itu berlaku, sulit untuk aku percaya Mikhail si malaikat rahmat yang menurunkan hujan. Marduk barangkali...

Posted by DARWIS MERAH

Iranian Child - Remembrance of Fatimat Al-Zahraa ENG SUB

Populasi Enigma


"Walaupon begitu Malaysia akan menghadapi cabaran ekonomi yang besar, tahun hadapan". Kata2 Pak Lah pada belanjawan 2009 yang lalu. Apa yang anda fikirkan tentang kata-kata ini?. Adakah anda susah hati? atau anda takde rasa apa-apa pon? Atau mungkin anda rasa gembira dengan penyataan ini? Anda yang akan merasakan apa yang anda rasakan.


Setiap hari pelbagai persoalan yang kita tertanya-tanya tentang ekonomi, pentadbiran, serta kepelbagaian yang kadangkala kita letih nak dengar. Apakah ini adalah matlamat utama kehidupan?. Kenapa dasar pemerintahan ini amat penting untuk sesebuah negara?. pada pemikiran orang2 yang tidak tahu apa itu dasar undang2 dan apa itu kepimpinan mereka akan merasa jelek dengan semua ini.


Pimpinan yang berlandaskan ekonomi diri ini begitu berharga dan amat penting. Kita akan sanggup melakukan apa sahaja demi sebuah ekonomi untuk sebuah ketenangan diri. Itu adalah makrifat dibalik suatu hakikat yang tersembunyi. jalan2 yang telah digubalkan terdahulu membuatkan kita mudah untuk melakukan apa sahaja. Kita yang terkini mengikuti apa sahaja yang telah di rancangkan oleh orang yang terdahulu.


Ekonomi dunia merundum kerana beberapa krisis oleh negara2 pemegang saham utama ekonomi seperti Amerika syarikat dan sekutu2nya. Dan kita sebuah negara yang kecil pon merasai kejatuhan ini. Namun apakah kita benar-benar merasai kemurunduman ekonomi ini dengan betul2 'sakit'.? Adakah hari-hari yang kita kehabisan beras di rumah untuk kita suapkan sesuap nasi pada anak2 kecil di rumah? pernahkah?.


cabaran ini begitu dirasai mundur sedikit apabila harga minyak dunia jatuh. Tapi minyak pada harga yang dinaikkan pemerintah dulu pon kita maseh melakukan aktiviti2 seharian. Kita tetap berjumpa teman2 untuk membincangkan tentang bisnes2 serta hal ehwal sosial. sedikit sahaja diantara kita yang menukar kereka dari yang besr cc nya kepada yang kecil. namun kehidupan harian tetap berjalan. Orang2 yang memakai 'kot' tetap memakainya dan pulang pada pukul 6 petang seperti biasa. Orang2 yang kerja untuk sektor perindustrian tetap mengikuti shift2 yg telah ditetapkan oleh majikan mereka.


Apa itu ekonomi yang sebenar?. Ia bagaikan tidak meresahkan langsung apa-apa yang terjadi. Sebenarnya ia adalah suatu manupulasi yang dimainkan oleh tangan2 yang begitu mementingkan ekonomi di dalam kehidupan. Ekonomi menjadi penyebab pada orang2 yang berasak2 mengejar ekonomi. Ekonomi menjadi serius apabila kita lalai pada 'Pemberi Utama' kepada ekonomi tersebut. Itu adalah makrifatnya ekonomi.


Sejajar dengan penurunan ekonomi ini, Spekulasi yang boleh dirungkaikan adalah kembali kepad al-haq ekonomi tersebut. dan tinggalkan kebatilan2 ekonomi yang entah apa -apa. Itu bukan yang paling utama kalau kita renung2 kan. Yang paling utama dalam kehidupan ini adalah, 'lubang kubor'.. itu adalah ekonomi yang sebenar!


Abg 'Anu'


Semalamz Abgnua, petang dalam pukui 5, berborak dengan aku kat kedai makan 'kakak mercedez' dekat opiz kami. Dia kata dia pressure dengan tugas yg dia buat sekarang.Aku hanya senyum melihat mukanya yang relex dan penuh perasaan menceritakan masalahnya pada aku.


Abgnua ni memang aku dah bersahabat lama dgn dia. Dia dah kerja dalam bidang yg kami buat ni hampir mencecah 26 tahun. lama tak? Dia diantara cikgu2 aku yg paling best dan paling pening yg pernah aku berguru. Kalau pasai kerja memang 'A' rajin gila dan memang seorang yang amanah di dalam melakukan kerja. Aku memang raspek dengan cara dia disiplin di dalam kerja.


Kalau dulu dia kerja memang hari2 kerja kat luar. Jangan harap nak suroh dia dudok opiz. paling lama pon 4 jam dia boleh. Lepas tu mesti menggelisah nak keluar jugak. mesti ada macam2 kerja yang dia cari untuk membuatkan dia keluar jugak. Takut sungguh dia nak duduk kat opiz. hehe


Namun, hari berganti hari, bulan berganti bulan tahun berganti tahun, start bulan lepas Disember, dia ditugaskan mengawal operasi kerja sepenuhnya. Dia dah mula kelam kabut. Pagi-pagi dia nak kena take over daily meeting, lepas tu dia kena ngadap GM untuk laporkan setiap kerja2 penyelenggaraan dan kelancaran bahagian operasi, lepas tu dia nak kena bantu controller untuk buat oppointment and then kadang2 aku pulak bagi dia pening kepala bagi dia customer2 aku yang ada masalah suruh dia take over. Tapi kerja yang aku bagi mesti dia seronok, sebab dia dapat keluar. hehe


Hari-hari aku tengok dia sekarang dah makin dapat mengawal situasi sekeliling. Dia mula dapat menerima kenyataan yang dia memang ditugaskan untuk buat kerja tu selayak mana seorang pengurus operasi buat. Dan aku banyak dinasihati olehnya walaupon sebenarnya aku yang lebih banyak nasihatkan dia dan banyak cakap dari dia. hehe walaupon dalam masalah peribadi sekalipon. kadang2 aku memang suka kacau dia. haha
Pernah suatu hari bila dia kuar dari bilik boss dia muka masam, tak tengok kiri kanan , datang kat tempat dia kemas2 meja. Ntah apa2 ntah. Meja tu memang elok ja takdak selerak apapon. Aku tegur dia. Aku kata"abg kemaz apa?". Terus dia senyeh.. dan dia jawab balik. "jangan cakap banayak, jom p kedai kakak mercedez minum. Aku kena brainwash..." haha


Opss, aku dah lambat. Ada oppointment kat Sri Kembangan "opposite Jaya Jusco lepas petronas masuk kanan." Boss aku bagi penerangan tentang lokasi yang perlu aku pi harini. hehe moga bertemu di lain lembaran. salamz kemaafan yang terindah untuk semua yang pernah aku buat salah. Moga diampuni kesalahan aku oleh DIA dan oleh korang. Dan aku nak pesan, sebelom korang nak tido malam2 korang jgn lupa ambik wudzuk n sebelom pejam mata jangan lupa bismillah dan selawat ke ataz Muhammad dan keluarga Muhammad. Kerna aku pernah terbaca dalam satu kitab, Nabi saww bersabda. Janganlah kalian berselawat kepadaku dengan selawat 'Barta' iaitu salawatkikil @ kedekut. Kalian hanya bersalawat kepadaku dengan mengatakan "Allahummasolia'ala muhammad" dan kalian berhenti di situ dan tidak mendoakan keluargaku.. Doa dan salawat kalian tidak terangkat ke langit dan tidak sampai kepadaku dan aku tidak mendengar salawat dan doa kalian. BerSelawatlah kepadaku dengan mengatakan: "ALLAHUMMASOLLIA'LA MUHAMMAD WA AALI MUHAMMAD". Salamz sejahtera ke atas Muhammad dan Keluarga Muhammad! salamz..bubye...