Sudut Kreatif

Tuesday, February 10, 2009

Untuk e. SYAMSUL




PASAL APA SYAMSUL BISING-BISING PASAL SYIAH?-2

Sebab SYAMSUL rasa Islam dialah yg paling sempurna..


"... Katakanlah, 'Apakah Allah telah memberikan izin kepadamu (tentang ini) atau kamu mengada-adakannya saja terhadap Allah?'" (QS. 10:59)

Bilamana suatu masalah diajukan kepada seseorang di antara mereka,[i] ia menyampaikan penilaian atasnya dari khayalannya. Bilamana masalah yang tepat seperti itu diajukan kepada orang lain, ia menyampaikan keputusan yang berlawanan. Kemudian hakim-hakim ini pergi kepada kepala yang telah mengangkat mereka, dan ia mengukuhkan semua keputusan itu, walaupun Tuhan mereka Satu (dan sama), Nabi mereka satu (dan samaj, Kitab mereka (Al-Qur'an) satu (dan sama). Apakah karena Allah memerintahkan mereka untuk berbeda dan mereka menaati-Nya, ataukah la melarang mereka tetapi mereka melanggar-Nya? Atau (apakah) Allah mengirimkan agama yang tak sempurna dan meminta mereka menolong menyempurnakannya? Atau mereka mitra-Nya dalam urusan itu sehingga merupakan bagian kewajiban mereka untuk menetapkannya dan la harus menyetujuinya? Atau, apakah Allah Yang Mahasuci mengirimkan agama yang sempurna tetapi Nabi tak mampu menyampaikannya dan menyerahkannya (kepada manusia)? Nyatanya, Allah Yang Mahasuci berkata,


"Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun dalam Al-Kitab" (QS. 6:38),


dan mengatakan bahwa satu bagian Al-Qur'an membenarkan bagian yang lainnya, dan bahwa tak ada pertentangan di dalamnya, sebagaimana dikatakan-Nya,


"Kalau sekiranya Al-Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. " (QS. 4:82)


Sesungguhnya bagian luar Al-Qur'an menakjubkan dan bagian dalamnya mendalam (makna-maknanya). Keajaiban-keajaibannya tak akan pernah lenyap, halnya yang menakjubkan tak akan pernah habis, dan kerumitan-kerumitannya tak dapat diterangkan kecuali melaluinya (Al-Qur'an) sendiri. •

"Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "ini halal dan ini haram", untuk mengadakan ke-bohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung. (QS. 16:116)


(3) Sekiranya Allah telah meninggalkan agama sebelum sempurna, setengah jalan, karena la menginginkan supaya manusia membantu-Nya dalam menyempuraakan tatanan agama dan turut beserta-Nya dalam tugas penepatan hukum, maka kepercayaan ini jelas syirik. Apabila la mengirimkan agama-Nya dalam bentuk sempurna, tentulah Nabi telah gagal menyampaikannya sehingga ruangan itu ditinggalkan kepada orang lain untuk menerapkan khayalan dan pendapat. Ini, semoga dijaukan Allah, akan berarti kelemahan Nabi dan kekeliruan pilihan Allah.


So.. SYAMSUL.. terus mengkaji.. moga syafaat Rasul saww dan Ahlul Baytnya yg suci menanti anta d alkautsar.. ini adalah keistimewaan 'syiah' Amirul Mukminin, kota ilmu Rasulullah, dan juga pemuka pemuda syurga. Bukan mengikuti Islam yg dari jalur memotong leher cucunda baginda..


Apakah maseh mengharapkan syafaat dari baginda saww lagi? berlepas dirilah dengan insan2 yg zalim ini.. moga beroleh ketenangan..