Sudut Kreatif

Sunday, January 18, 2009

Ungkapan Abah!


Camkanlah nasihat saya, wahai anakku, dan ketahuilah bahwa la Yang Raja kematian adalah juga Raja kehidupan, bahwa Pencipta menyebabkan kematian pula; bahwa la yang menghancurkan adalah pula pemulih kehidupan, dan bahwa la yang menimpakan penyakit adalah juga penyembuh. Dunia ini berlanjut secara yang dibuat oleh Allah, sehubungan dengan kesenangan, cobaan, ganjaran pada Hari Pengadilan dan segala yang la kehendaki dan tidak Anda ketahui. Apabila barang sesuatu dari nasihat mi tidak Anda mengerti maka kaitkan itu kepada ketidaktahuan Anda tentang itu, karena ketika Anda mula-mula dilahirkan, Anda dilahirkan dengan tak-tahu. Setelah itu, Anda mendapatkan pengetahuan. Ada banyak urusan yang tentangnya Anda tak tahu dan di mana penglihatan Anda yang pertama bertanya-tanya dan mata Anda berkelana, lalu sesudah ini Anda melihatnya. Oleh karena itu, berpeganglah erat-erat kepada Dia Yang menciptakan Anda, memberi Anda rezeki dan menertibkan Anda. Ibadah Anda haruslah bagi-Nya, ghairah Anda haruslah kepada-Nya dan takut Anda haruslah kepada-Nya.


Wahai anakku, ketahuilah bahwa Anda telah diciptakan untuk akhirat, bukan untuk dunia ini, untuk kefanaan (di dunia ini) bukan untuk kekal, dan untuk mati, bukan untuk hidup. Anda berada di suatu tempat yang bukan milik Anda, sebuah rumah untuk membuat persiapan, dan suatu lorong ke arah dunia berikut. Anda sedang dikejar-kejar oleh kematian dari mana orang-orang melarikan diri tak dapat luput, karena (maut) itu pasti akan menyusulnya. Maka, berjaga-jagalah atasnya agar ia tidak menyusul Anda pada suatu saat ketika Anda dalam keadaan berdosa dan Anda sedang berpikir tentang bertaubat tetapi ia menciptakan halangan antara Anda dan taubat. Dalam hal demikian Anda akan menghancurkan diri Anda sendiri.


Wahai anakku, banyak-banyaklah mengingat kematian dan tempat ke mana Anda pergi secara tiba-tiba dan (mesti Anda) capai setelah mati, sehingga bilamana hal itu datang Anda sudah sedia beijaga-jaga terhadapnya dan telah mempersiapkan diri untuk itu dan ia tidak datang kepada Anda dengan amat sangat mendadak lalu mengejutkan Anda. Berhati-hatilah, agarjangan Anda tertipu oleh sandaran orang kepada godaan dunia dan kesibukan mereka atasnya. Allah telah memperingatkan Anda tentang itu, dan dunia telah memberitahukan kepada Anda tentang sifatnya yang fana, dan telah membukakan tabimya kepada Anda tentang kejahatan-kejahatannya.


Ketahuilah wahai anakku, bahwa ada dua jenis rezeki, rezeki yang Anda cari dan rezeki yang mencari Anda, yang apabila Anda tidak mencapainya maka dia akan datang kepada Anda. Betapa buruknya membungkuk pada saat perlu dan kasar pada saat kaya. Anda hanya harus mendapatkan dari dunia ini apa yang dengan itu Anda dapat menghiasai kediaman Anda yang kekal. Apabila Anda menangisi apa yang telah hilang dari tangan Anda maka tangisilah pula apa yang sama sekali tidak datang kepada Anda. Simpulkan apa yang belum terjadi dari apa yang telah terjadi, karena kejadian-kejadian selalu serupa. Janganlah menjadi seperti orang-orang yang dakwah tidak bermanfaat baginya kecuali apabila Anda menimpakan keperihan padanya, karena orang bijaksana bengambil pelajaran dari ajaran, sementra hewan hanya belajar dari pukulan.


Jangan bermusyawarah dengan wanita karena pandangan mereka lemah dan tekad mereka goyah. Tutuplah mata mereka dengan menjaga mereka di bawah tirai karena ketegasan hijab menahan mereka lama. Keluamya mereka tidak lebih buruk ketimbang Anda membiarkan orang yang tak terpercaya mengunjungi mereka. Apabila Anda dapat mengatur agar mereka tidak mengetahui seseorang selain Anda, lakukanlah itu. Jangan biarkan seorang wanita mengurusi selain urusan mereka sendiri, karena wanita adalah bunga, bukan pemerintah. Janganlah memberikan perhatian kepadanya melampaui dirinya sendiri. Jangan mendorong dia menjadi perantara bagi orang lain. Jangan menunjukkan kecurigaan yang bukan pada tempatnya, karena hal ini mengantarkan wanita yang baik kepada kejahatan dan wanita suci kepada kebengkokan.


Bagi setiap orang di antara karyawan Anda, tentukan suatu pekerjaan yang atasnya dapat Anda tuntut ia bertanggung jawab. Secara ini mereka tidak akan saling melemparkan pekerjaan. Hormatilah kerabat Anda karena mereka adalah sayap-sayap Anda yang dengan itu Anda terbang, asal ke mana Anda akan kembali, dan tangan Anda yang dengannya Anda menyerang. Tempatkanlah agama Anda dan dunia Anda pada penyelesaian Allah dan memohonlah kepada-Nya untuk mengatur yang terbaik bagi Anda sekaitan dengan yang dekat dan yang jauh, dunia ini dan dunia akhirat. Wasalam. •


Namamu terataz


Pengalaman demi cabaran d tempuhi oleh para hamba untuk menguatkan keimanan manusia terhadap Dia. Setiap ungkapan yg d lafazkan bagai berbait keluhuran. Pengalaman2 manis, resah, misteri, luar biasa, kesusahan, kesenangan, kebahagiaan,cinta dan semua itu d ungkaikan oleh kita setiap waktu demi hari.


Peristiwa2 penting yang terjadi d dalam kegiatan seharian akan kita abadikan d dalam fikiran yang menyimpan pelbagai persoalan dan jawapan. Begitu juga ilmu2 yang terkandung kepelbagaian jenis menjadikan kita bergerak seiring dengan apa yg telah kita urapkan. Tak kira ia mundur atau maju, kita terus membuahkan idea2 untuk kesenangan dan kepayahan untuk jiwa kita.


Setiap hamba yang bernama manusia pasti akan terus bangga dan terus membawa nama2 yang telah d garapkan untuk setiap seorang. Nama2 ini telah membawakan watak2 yang berbeza2 sehinggakan nama2 ini juga yang mencorakkan kehidupan. Memang benar, 'Manusia mati meninggalkan nama', nama yang akan terpahat d setiap sanubari yang telah kita kenali. Kenangan2, perbuatan2 dan tingkatan laku kita akan menjadi ingatan yang terus pada manusia2 yang mengenali hakikat nama2 baik dan burok perilaku manusia itu sendiri.


Untuk sebuah nama yang belom d ukirkan, hayatilah erti nama2 mulia yang selalu d sisi-Nya, kerna nama2 orang2 berimanlah yg akan membawa nama2 ini menuju ke pintu bertemu Sang Kekasih. Ya Ilahi Ameen....


SELAMAT HARI LAHIR BUAT NAMA MOHAMAD FARISH ISKANDAR, yg 3. Moga menghayati erti manusia itu d lahirkan dalam kebaikan. salamz


.